Enaknya jadi anak rantau itu punya banyak temen dari berbagai daerah. Plus irit biaya sewaktu berkunjung ke daerah yang pernah kita singgahi sebelumnya. Kalo butuh apa-apa urusannya lebih gampang. Tinggal kontak temen-temen lama aja. Empat provinsi, empat kabupaten sudah pernah saya singgahi. Diantaranya ada Kalimantan, Bali, Nganjuk, dan Sekarang Jogja. Setiap daerah pun punya ceritanya masing-masing. Cerita paling berkesan datang dari Pulau Borneo. Sempat tinggal disana dalam kurun waktu yang tidak begitu lama. Hanya 3 tahun. Mulai dari saya lahir kemudian menjadi seorang balita hingga anak-anak. Saya tumbuh di pulau ini. Borneo yang menurut kebanyakan orang adalah salah satu pulau paling aman yang ada di Indonesia. Begitu aman begitu nyaman. Semua opini itu sudah saya buktikan sendiri. Memang benar adanya. Tetapi ada satu masalah musiman yang sering menimpa daerah kami ketika itu yaitu sulitnya mencari air ketika kemarau datang. Sebaliknya, justru momen ini seperti berk...
Kalian ngerasa gak sih kalo trotoar kita sampai saat ini sepenuhnya belum mampu mengakomodasi kebutuhan para pejalan kaki. Padahal kalo fasilitas yang satu ini bisa sedikit dibenahi, saya yakin minat orang untuk berjalan kaki akan semakin bertambah. Sejauh ini saya melihat, Pemerintah tidak menganggapi serius masalah ini. Setelah saya telusuri lebih jauh ternyata ada 10 instansi yang bertanggung jawab atas kenyamanan trotoar. Dari ke 10 instansi itu diantaranya : Dinas pekerjaan umum, Dinas pertamanan yang mengurus pepohonan, Dinas perhubungan yang menangani rambu-rambu lalu lintas, PLN, PAM, dan Telkom (Sumber:Republika.co.id). Jadi bisa disimpulkan, tidak nyamannya trotoar yang kita miliki saat ini dikarenakan buruknya koordinasi dari dinas-dinas terkait. Saya kasih lihat buktinya. Saya nggak tahu apakah trotoar didaerah kalian juga mengalami hal semacam ini. Tapi yang jelas masalah ini penting banget. Iya dong, pasti. Apalagi kalo kota kalian men...
Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dulu. Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh laksana makna. Terhanyut aku akan nostalgi. Saat kita sering luangkan waktu. Nikmati bersama. Suasana Jogja. - Kla project - Udah hampir 6 tahun gue tinggal di Jogja. Tapi, belum pernah sekalipun gue naik busway. Padahal busway di Jogja itu pelayanan sama fasilitasnya gak kalah lho sama busway yang ada di Jakarta. Harganya pun sangat-sangat bersahabat. Hanya dengan Rp.3.600 lo semua udah bisa menelusuri tempat-tempat hitz di setiap sudut kota Jogjakarta. Bersahabat sekali bukan ? dari harga udah oke, fasilitas juga oke, tapi ada satu hal yang menurut gue gak oke yaitu asap kendaraan yang ditimbulkan busway-busway di Jogjakarta. Kualitas asapnya itu lho, beh ... bikin tobat. “Warnanya hitam kalo di hirup jadi apa hayo?” “Jadi bolong kak” Mungkin ini alasan kenapa gue sering banget mengalami kesulitan ketika bernafas. Iya, gue sering banget merasa sese...
Comments
Post a Comment